Inklusi Keuangan nelayan Rp 5 miliar dari Menteri Susi terlalu kecil

0
327
views

Merdeka.com, Jawa Tengah – Bantuan program Inklusi Keuangan tahun 2017 senilai Rp 5 miliar yang disalurkan kepada nelayan dinilai masih terlalu kecil. Pasalnya, angka tersebut tak sebanding dengan jumlah nelayan Kabupaten Cilacap.

Ketua KUD Minosaroyo Cilacap, Untung Jayanto mengatakan, bantuan program InklusiKeuangan yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat, pada tahap awal akan disalurkan bagi 1.400 orang. Jumlah ini masih sangat kecil, sebab anggota KUD Minosaroyo mencapai 8 ribuan orang.

“Mereka bukan hanya nelayan, tetapi juga para pedagang ikan yang tergabung dalam keanggotaan KUD. Jadi kalau ditotal bisa mencapai 8.000 anggota,” kata Untung, ketika dihubungi Selasa (15/8).

Menurut dia, bantuan senilai Rp 5 miliar hanya ada sekitar 1.400 anggota KUD yang menerima bantuan. Mereka akan mendapatkan pinjaman dana masing-masing sebesar Rp 3,5 juta untuk tempo satu tahun.

Agar tidak terlalu memberatkan, pihaknya mengusulkan agar Lembaga Pengembangan Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dapat memberikan bunga rendah.

“Saya juga usulkan agar dari LPMUKP kisaran bunganya 2 persen, sehingga kami bisa lepas 5 lepas. Itu hanya usulan, tinggal nanti terealisasi atau tidak”, tambahnya.

Untung menjelaskan, saat ini volume usaha KUD Minosaroyo Cilacap mencapai Rp 200 miliar. Omzet per tahun dapat mencapai Rp 75 miliar. Agar tepat sasaran, pihaknya akan melakukan pendampingan bagi pelaku usaha mikro.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti saat meluncurkan program Sinergi Pemerintah dalam Mengangkat Ekonomi Rakyat Melalui InklusiKeuangan, di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Senin (14/8) mengatakan, program inklusi keuangan tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan bagi nelayan yang kesulitan permodalan.

“Untuk bunga pinjaman sendiri saya harapkan di bawah 6 persen. Supaya masyarakat bisa menyimpan hasil untuk sendiri dan mengembalikannya tidak terlalu berat,” kata dia.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here