Our Ocean Conference 2018 di Nusa Dua, Bali

0
487
views

Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Our Ocean Conference 2018, yang diadakan pada tanggal 29-30 Oktober 2018, di Nusa Dua, Bali. Konfrensi yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ini mengundang pemimpin-pemimpin dunia kelautan yang berkomitmen dan menginspirasi untuk melindungi laut. Banyak yang berpartisipasi dalam Our Ocean Conference 2018 dari berbagai kalangan, selain dari pemerintahan, tetapi juga prespektif dari komunitas, organisasi, dan perusahaan-perusahaan besar.

Dari berbagai negara maupun komunitas membuat komitmen, untuk melindungi laut dari polusi, dan sampah. Selain mengenai kebersihan dan keberlanjutan ekosistmen laut, komitmen selanjutnya daiantara lain adalah menjaga laut dengan tidak melakukan overexploitation, penangkapan ikan secara illegal, mengetahui mana ikan yang akan ditangkap dan mana yang tidak bisa untuk ditangkap dan penerapan ketahanan ekonomi biru.

Banyak potensial besar yang belum digunakan, area seperti agrikultur, energi yang dapat diperbarui di lepas pantai, bioteknologi biru (blue biotechnology) wisata pesisir, dan sumber daya mineral laut memegang kesempatan besar untuk membantu perkembangan biru (blue growth) dan mempromosikan semua pengembangan dengan menggerakan kesempatan pekerjaan baru. Sinergi baru antara kewenangan public, komunitas local, peneliti, dan investor sangat diperlukan. Seperti set baru secara utuh mengenai keahlian biru (blue skill) sehingga membawaa inovasi sehingga membuat ekonomi biru untuk berkembang. Selagi dipastikan sumber daya kelautan terpakai dan dikelola ketahanannya untuk keuntungan saat ini maupun generasi di masa depan.

Perikanan secara global sangat terbatas dan pembagian sumber daya, dan meningkatnya populasi dunia yang memberparah meningkatnya permintaan. Populasi dan degradasi membuat populasi ikan bertambah stress. Ini mengancam keberlanjutan, keamanan pangan global, dan seluruh ekosistem kelautan, dimana spesies komersial yang berharga menghilang. Dalam OOC 2018 mendapatkan komitmen untuk membasmi isu yang kritikal, mencegah overexploitation dan melawan penagkapan ikan secara illegal, membantu untuk mengelola sumber daya umum kita dalam tingkat yang berkelanjutan, jangka Panjang berbasis pendekatan ekositem. Indonesia sudah melakukan pemberantasan pengakapan ikan secara illegal, sehingga nelayan Indonesia dapat menangkap ikan dengan aman tanpa takut ada pihak luar untuk mengambil ikan yang berada di Indonesia. Dengan hal tersebut potensi sumber daya ikan di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2017 kenaikan bisa mencapai 12,57 juta ton per tahun.

Untuk tahun 2019 acara Our Ocean Conference 2019 akan diadakan di Norwegia, pada tanggal 24-25 Oktober 2019. Untuk melanjutkan kembali dan meninjau komitmen yang ada pada OOC sebelumnya, sehingga laut merasakan dampak dengan adanya konfrensi ini.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here